Ramadhan Penuh Berkah

Posted by Imam Sahal On Rabu, 14 September 2011 0 komentar

Ramadhan Penuh Berkah

Siapa yang menyangka bahwa bulan yang penuh dengan ujian ini malah berbuah berkah? Cobalah lihat jalan-jalan dan pertokoan di Yogyakarta. Hampir padat sesak oleh pedagang musiman yang menjajakan makanan khas ramadhan. Mulai dari kolak, es buah, es teler, es kolang-kaling, es degan, dan berbagai macam minuman lainnya. Dijajaran makanan tak kalah bervariasi, mulai dari sate ayam ramadhan, ikan bakar ala ramadhan, bubur manis untuk ta’jilan, dan lain-lain. Semua begitu beragam dan mudah didapat.
Yang mengherankan adalah walaupun yang berjualan begitu banyak, namun pembeli tetap ada. Artinya setiap pedagang tetap mendapatkan pembeli. Heran namun ajaib. “Ya mungkin ini mas yang disebut berkah ramadhan, Allah kan Maha Pemurah” imbuh Soekirno, penjaja kolak pasar STAN.
Disisi lain, bulan ramadhan ini merupakan momen bagi masyarakat untuk saling mempererat silaturahim. Tengok saja acara buka bersama yang digelar berbagai mesjid, mushola, instansi, paguyuban, club motor, dan lain sebagainya. Ini menunjukan apresiasi yang tinggi dari masyarakat.
Yogyakarta sebagai daerah yang kental dalam adat istiadatnya pun tidak ketinggalan dalam mengasimilasikan nuansa ramadhan dalam tradisi budaya. Keraton misalnya sejak sultan-sultannya yang terdahulu tetap menjaga tradisi ramadhan ala jawa. Ya bisa dibilang inilah wajah islam yogyakarta yang berbalut tradisi asli indonesia.
Berkah ramadhan ternyata tidak hanya dirasakan oleh umat islam yang berpuasa. Kalangan non muslim pun merasakan keagungan bulan ramadhan. Daniel, entrepreneur muda mengatakan kenyamannya merasakan bulan ramadhan. “Biasanya kan makan siang sendiri di kantor, sekarang jadi sering kumpul sama atasan sambil buka puasa bareng” sahutnya. Tidak hanya itu, pengusaha Cina, A Lee Kiaw mengatakan kenaikan omzet penjualan tokonya di bulan ramadhan ini. “ya lumayan lah sekitar 10-15%”tegasnya.
Yang sering kita lupakan adalah nasib saudara kita yang dhuafa. Banyak diantara mereka yang kesulitan menghadapi ramadhan ini karena harga sembako melonjak naik. Selain itu, kondisi perkenomian kita yang tidak stabil membuat kehidupan mereka terlunta-lunta.
Meskipun begitu, ramadhan akan tetap memberi berkah pada siapapun. Dengan keagungannya, bulan penuh cinta ini akan menebar berkah bagi semesta alam. Tentu saja tugas kita untuk berbagi kebahagiaan pada sesama. Agar ramadhan semakin penuh berkah. Semoga.
Semoga artikel Ramadhan Penuh Berkah bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

Posting Komentar